Senandung basah kuyup
Beberapa orang akan sangat dapat menikmati perjalanannya. Meskipun ditengah hujan mengguyur deras dan kemudian mempermainkan kami dengan berhenti setelah tubuh kami basah kuyup. Dengan leluconnya meninggalkan rasa dingin menusuk. Ditengah perjalanan yang demikian, suara dari belakang bersenandung dengan berbagai irama yang kaya. Dari balada cinta yang kandas tak sampai, dilanjut alunan suara berbahasa batak yang tak ku mengerti isinya (mungkin lagu untuk mamaknya yang di kampung sana pikirku, maklum, anak mamaknya dia), hingga pada jeritan underground yang tak jelas ditelingaku.
Dia menikmati perjalanannya dibangku boncengan, itu yang aku tahu. Sebagai pengendara, pikiranku bertabrakan dengan perenungan sesaat. Dua anak manusia, dalam perjalanan yang sama, dengan tujuan yang sama, tetapi dengan pikiran dan perasaan yang berbeda. Cukup terhibur dan geli dihati aku mendengar suara dibelakangku yang cukup fals dalam keriangan irama dan sendu getir mengenai kisah cintanya. Mungkin angin pun iri padanya hingga menghilangkan separoh irama suaranya di telinga ku sebagai pengendara.
Allah itu baik. Bagiku Ia adalah Allah yang sangat kreatif untuk menunjukkan kebaikan-Nya itu. Malam ini seorang adik kecil sebagai rekan seperjalanan didalam pelayanan seharian ini. Mungkin besok ada rekan lain yang mengisi kekosongan tertentu dalam diri ini. Jangan-jangan pun Allah sedang ingin sedikit bercanda gurau denganku, hingga di alihkannya padanganku dari dia yang sedang disiapkan Allah bagiku. Ya, comedi akan menciptakan tawa kebahagiaan pada moment yang tepat. Siapa tahu Allah sedang menyusun waktu munculnya dia pada saat yang tepat. Sehingga aku dapat tertawa terpingkal-pingkal bahagia telah melewati perjalanan yang lalu. Seperti adik yang ku bonceng tadi, menertawakan kehidupan dengan nyanyian ditengah guyuran hujan.
Dia menikmati perjalanannya dibangku boncengan, itu yang aku tahu. Sebagai pengendara, pikiranku bertabrakan dengan perenungan sesaat. Dua anak manusia, dalam perjalanan yang sama, dengan tujuan yang sama, tetapi dengan pikiran dan perasaan yang berbeda. Cukup terhibur dan geli dihati aku mendengar suara dibelakangku yang cukup fals dalam keriangan irama dan sendu getir mengenai kisah cintanya. Mungkin angin pun iri padanya hingga menghilangkan separoh irama suaranya di telinga ku sebagai pengendara.
Allah itu baik. Bagiku Ia adalah Allah yang sangat kreatif untuk menunjukkan kebaikan-Nya itu. Malam ini seorang adik kecil sebagai rekan seperjalanan didalam pelayanan seharian ini. Mungkin besok ada rekan lain yang mengisi kekosongan tertentu dalam diri ini. Jangan-jangan pun Allah sedang ingin sedikit bercanda gurau denganku, hingga di alihkannya padanganku dari dia yang sedang disiapkan Allah bagiku. Ya, comedi akan menciptakan tawa kebahagiaan pada moment yang tepat. Siapa tahu Allah sedang menyusun waktu munculnya dia pada saat yang tepat. Sehingga aku dapat tertawa terpingkal-pingkal bahagia telah melewati perjalanan yang lalu. Seperti adik yang ku bonceng tadi, menertawakan kehidupan dengan nyanyian ditengah guyuran hujan.
Komentar
Posting Komentar