Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Gerak dan Nada Kehidupan

Katanya matahari tidak akan pernah terlambat untuk bersinar. Aku sendiri saksi dari perkataan tersebut. Namun awan tebal dan deru angin membawa air hujan turun juga tidak dapat dipungkiri menghalangi sinarnya untuk dinikmati bukan? Hal tersebut membuatku kadang berharap matahari segera menunjukkan dirinya, tetapi juga terkadang membuatku tidak lagi ingin melihat matahari karena terlanjur menikmati suasana dari hujan. Kita boleh saja menghardik supaya hujan segera berhenti, tetapi Sang Penentu tentu telah mengatur. Apakah kita masih ingin mengendalikan satu hal itu saja? Sedangkan alam semesta sedang bergantung pada apa yang telah diatur Penciptanya. Bukan aku tak senang, hanya gelisah dalam diri. Tidak mudah untuk menyesuaikan irama jantungku dengan derunya dunia ini. Namun aku sadar. Aku tidak akan pernah bisa menari menikmati semuanya tanpa aku mulai memberi diri pada tabuhan genderang perang terhadap diriku sendiri. Penuh keberanian melawan pemberontakan diri. Aku hentakkan kaki da...

berbincang dengan kematian

Mungkin aku akan membuka perbincangan dengan, "halo."  Jika kutanyakan apa kabar, mungkin dia akan menjawab terlalu panjang karena pekerjaannya. Aku beberapa kali berpapasan dengannya, tetapi tampaknya dia sangat sibuk. Aku yakin dia pasti mengenaliku. Namun tampaknya dia memilih hanya untuk menyapa singkat sama seperti aku. Beberapa kali aku memikirkannya. Aku tahu suatu saat nanti aku mungkin akan berjalan bersamanya. Dia pasti akan mengantarku menghadap Seseorang kelak.  Kali ini aku sekali lagi memiliki kesempatan. Aku tak hanya sekedar menyapanya kali ini. "Apakah kau ada waktu?" Tanyaku padanya.  Dia hanya terdiam seperti biasanya. Aku tahu dia memang tidak banyak bicara dan memang tidak boleh berbicara banyak. "Maukah kau duduk sebentar denganku? Aku tidak ingin menganggu pekerjaanmu, tetapi aku ingin berbicara dengan seseorang. Semua tampak sibuk. Bahkan aku melihatmu tampak enggan untuk berbincang denganku. Namun maukah kau duduk sejenak saja ...